MODULUS BAND

Modulus Indojadul

Modulus secara resmi ditetapkan berdiri pada 3 Januari tahun 1987 sebelumnya bernama ITI Jazz Band. ITI adalah Institut teknologi Indonesia, awalnya adalah Auditya yang masih duduk dibangku SMA kelas 3 berniat untuk membentuk grup band, niat tersebut disampaikan kepada sepupunya Auditya yaitu mas Adam, Adam kebetulan mengenal Iwang Wahyudi dan Agus Hendra Jaya yang saat itu sudah kuliah di ITI, akhirnya Adam mengajak Iwang Wahyudi dan Agus HJ maen kerumah Audi di perumahan Arco Sawangan Bogor. Karena cocok akhirnya terbentuklah ITI Jazz Band dengan beranggotakan Iwang Wahyudi jurusan teknik elektro (Bass), Agus HJ jurusan teknik industri (Keyboard/Piano), Auditya jurusan Teknik Elektro pada saat itu masih SMA kelas 3 (Drums), Parulian jurusan teknik sipil (Keyboard), Edwin Saladin jurusan teknik industri (Keyboard) dan Bimo Chondro jurusan Arsitektur (Vokal). Dengan terbentuknya ITI Jazz Band akhirnya Auditya selepas SMA melanjutkan kuliah di ITI pada jurusan Teknik Elektro.

ITI Jazz Band tampil pada event musik antar universitas yang dikenal dengan event Djarum Music Contest pada tahun 1988 dan meraih juara pertama dan Auditya meraih penghargaan sebagai the best player untuk drums,ada dua komposisi yang dibawakan yaitu lagu wajib yang diaransemen ulang dan komposisi Rajawali. Setelah mendapat juara pertama dan mendapatkan piala, personil ITI Jazz Band menghadap ke pihak rektorat, ternyata respon dari pihak rektorat tidak mendukung band tersebut, mereka disarankan untuk lebih konsentrasi ke aktivitas belajar di kampus dari pada bermain musik, hal ini membuat personil Modulus akhirnya sepakat untuk tidak lagi menggunakan nama ITI Jazz Band dan band tsb berganti nama menjadi Modulus Band. Nama Modulus diambil dari istilah fisika Modulus Young. Modulus artinya Modern Ultimate User atau pengguna alat-alat canggih. Kegiatan Modulus banyak main di kampus ITI seperti acara pentas musik antar jurusan, akhirnya ada undangan dari Trisakti untuk tampil di kampus Trisakti. Berawal dari kampus Trisakti tersebut akhirnya bergabunglah Adelansyah yang sebelumnya adalah temannya Edwin Saladin.

Modulus Band memainkan komposisi-komposisi ciptaan modulus sendiri, pada saat itu musik nya banyak dipengaruhi oleh Agus HJ yang memiliki background atmosfer jazz fusion dimana sebelumnya Agus HJ tergabung dalam Squirell yang meraih juara 1 pada event Yamaha Light Music Contest 1984 bersama-sama dengan Dewa Budjana dan Ari Ayunir, juga ada Iwang Wahyudi yang sebelumnya sudah intens bermain pada koridor jazz fusion, mereka menamakan musik mereka dengan nama musik modulus, influences nya adalah casiopea. Seiring dengan berjalannya waktu masing-masing personil modulus terlibat dalam menciptakan komposisi yang ada.

Pada tahun 1988 modulus merilis single hits nya dalam album kompilasi 10 Bintang Nusantara jilid 2 yg merupakan produksi dari Team Record.
Modulus menghadirkan hits-nya yang berjudul Saat-Saat Bahagia, Lagu Saat-Saat bahagia dibuka dengan sound warna warni synthesizer khas nya Modulus, Bimo Chondro membawakan lagu ini dengan karakter vokalnya yang kuat dan berpadu dengan vokal dewasa serta anggun Asti Asmodiwati yang pernah hits dengan lagu satu jam saja. Perpaduan harmoni vokal yg saling mengisi antara Bimo dan Asti, betotan bass dgn teknik slab nya Iwang Wahyudi sesekali dan eksplorasi solo gitarnya Ricky menambah manis lagu tersebut yg tetap berada pada koridor fusion.

Pada lagu ini ada backing vokal Ita & Sanny dan additional gitar yaitu Ricky.
Waktu terus berjalan Modulus berpartisipasi pada Band Explosion 1988 yang pada saat itu Emerald yang menjadi juara pertama, dan kembali mengikuti Band Explosion tahun 1989. Pada tahun 1991 tepatnya di bulan Juli Modulus merilis album pertama mereka yaitu  “Ulang Tahun” dengan label Total Record/ Hins Collection. Ini adalah mini album dengan hanya berisikan empat lagu saja, warna pada album ini masih dengan format kaya akan warna-warni synthesizer khas nya modulus seperti pada lagu  Ulang tahun, Nada & Asmara dan One Night in Bali. Komposisi Nada & Asmara lewat vokal Bimo Chondro dengan sound-sound synthesizer yg menghasilkan beat-beat fusion yg manis, lagu ini kembali dibawakan di album mereka kedua ( Lihat Dunia ) dengan aransemen samba. Lagu One Night In Bali dibawakan dengan atmosfer etnik fusion, ada nuansa etnik bali yang dihadirkan pada komposisi tersebut. Lagu Ulang Tahun pada pertengan lagu ada diselipkan rap yang dibawakan oleh Adrian “Jack” Mazhar yang saat ini karir di Bank Danamon. Segudang peralatan canggih digunakan Modulus untuk album ini, sesuai dengan namanya modern ultimate user, adapun peralatan tersebut adalah Yamaha Electric Bass Motion MB II, Atari Stacy 4, Alesis HR 16B, Roland U 220, Digitech GSP 5, KORG Wave Station, Midi Controller. Roland MC 500, Roland U 220, Roland D70, Roland RD 1000. Yamaha DX7 FD II, Roland D50, Proteus/1, Drum Yamaha YD 9000 RF, Roland Drum Machine R8.

Album ini dengan formasi Edwin Saladin, Agus HJ, Iwang Wahyudi, Auditya, Bimo Chondro, Parulian dan Backing Vokal Adelansyah , dengan additional vokal Babsye, Anti, Uki Utama, dan Adrian Mazhar . Setelah rilis mini album ulang tahun Modulus tampil di acara-acara yang diadakan oleh Majalah Aneka seperti misalnya pemilihan model Aneka, Friday Jazz Night di Ancol, acara musik kampus diberbagai tempat dan tampil live di TVRI pada tahun 1988 dan 1991 pada acara Irama Jazz dengan bintang tamu Evi Ayu dll.

Pada tahun 1994 Modulus merilis album kedua mereka dibawah bendera Studio Elang, pada saat itu produsernya adalah Indra Yudhistira yg saat ini menjadi GM produksi di RCTI. Album kedua diberi titel Lihat Dunia memiliki konsep berbeda dengan album Ulang Tahun, karena pada album Lihat Dunia Modulus tidak lagi menggunakan peralatan MIDI sebagai instrument utama nya, juga terjadi pergantian personil seperti Parulian yang keluar dikarenakan Ucok demikian panggilan akrabnya lebih terpanggil utk maen lagu-lagu rohani di gereja, Bimo Chondro sang vokalis juga keluar karena telah sibuk dengan rutinitas kerja kantoran sehubungan dengan profesinya sebagai arsitek. Posisi Bimo digantikan oleh Stanley Sagala. Daniel Sigarlaki gitaris handal yg merupakan adiknya Morgan (Emerald Band) bergabung ke modulus untuk mengisi bunyi-bunyian gitar. Format album kedua mereka  sudah berbeda cukup jauh dengan album modulus sebelumnya. Sound-sound warna-warni synthesizer  praktis hilang. Album ini dengan lagu andalannya yaitu Kamu Ya Cuma Kamu berhasil masuk pada deretan top 10 tangga lagu di radio-radio swasta dan televisi termasuk di MTV. Modulus juga maen di acara Akustik Plus di ANTV membawakan lagu-lagu yang terdapat di album Lihat Dunia. Ada satu lagu instrumental fusion etnik yang dimasukkan dalam album lihat dunia yaitu Cokek, lagu ini khusus dibuat dalam rangka HUT DKI Jakarta.

Pada tahun 1998 Modulus merilis album ketiganya yang diberi judul Negeri Surgawi tampil dengan format yang mengedepankan unsur beat pada album tersebut. Dapat disimpulkan bahwa ada dua chapter format bermusik modulus yaitu chapter 1 adalah album pertama Ulang Tahun & hits single Saat-Saat bahagia, Chapter 2 adalah album Lihat Dunia & album Negri Surgawi.

Sebenarnya masih ada beberapa lagu-lagu dari Modulus dgn format instrumental fusion dan satu buah lagu dengan vokal yg belum sempat dirilis dalam album mereka tapi lagu-lagu tersebut sering mereka bawakan pada saat tampil secara live di beberapa event yaitu diantaranya adalah Sunset, Frustasi, No Problem, Funky Jack, Rajawali, Bulletin, Pesta Kurma, No Hope, dan satu lagu dengan vokal yaitu Kaulah Kasihku yg diciptakan oleh Agus HJ.

SUN SET, komposisi dengan format fusion ini merupakan perpaduan dan komunikasi yg saling mengisi antara sound synthesizernya Edwin Saladin dan petikan Bass-nya Iwang Wahyudi,  pada komposisi ini kita dapat mendengar sound bass nya Iwang dari nada-nada rendah hingga tinggi menggunakan Yamaha Electric Bass Motion MB II.

FUNKY JACK, komposisi yg diwarnai sentuhan-sentuhan warna casiopea tetapi tetap dibawakan dengan pattern fusion ala Modulus, dengan beat-beat datar dan tiba-tiba menghentak.
RAJAWALI, komposisi fusion dengan sentuhan etnik ini pernah dibawakan Modulus pada event Band Explosion yg diadakan oleh Yamaha ( dulunya Light Music Contest ). Ketika tampil di TVRI dalam acara Irama Jazz Edwin Saladin memainkan Saxophone elektrik Yamaha WX-7, Parulian mengisi sound-sound synthesizer pada lagu tersebut dgn menggunakan Yamaha DX7 FD II, Roland D50, Proteus/1.Memasuki akhir lagu Iwang Wahyudi berekplorasi dengan Bass nya dengan bermain solo dgn teknik slab juga dengan petikan Bass dari nada rendah hingga nada tinggi.

KAULAH KASIHKU, komposisi dengan vokal Bimo Chondro dibawakan dengan  pop yg manis. Setelah rilis album Negri Surgawi tahun 1998 kegiatan modulus praktis vakum dikarenakan masing-masing personilnya sudah sibuk dengan kerjaan masing-masing seperti ada yg kerja di bank, musik jingle, iklan, sinetron, dan ada yg usaha di bidang mebel. Saat ini aktifitas personil Modulus yaitu diantaranya Edwin Saladin maen sebagai session player, idola cilik, istruktur musik, dll.

Iwang Wahyudi, saat ini banyak sebagai pengisi ilustrasi musik untuk sinetron, jingle iklan dll, di studionya di daerah Jurang Mangu Permai. Auditya, saat ini sebagai instruktur drums pada sekolah musik Purwacaraka cabang sunter, pamulang dan bogor. Juga sebagai pengisi ilustrasi musik, bergabung secara freelance dengan band jazz yg bernama Plan B dan Cum Laude. Sementara, Agus Hendra Jaya, saat ini fokus pada bikin jingle iklan untuk TV dan Radio juga yg sejenisnya di studionya di daerah Tebet timur.
Parulian/ Ucok, fokus pada musik gereja dan studio musik miliknya sendiri, dll. Bimo Chondro, bekerja kantoran di luar bidang musik. Daniel Sigarlaki, terakhir ini sibuk di Indonesia Idol, musik gereja, dll Adelansyah, bekerja di bidang developer / arsitek. [jonny HerbArt/indotunes/foto; istimewa]

Grup Band ini telah malang melintang di dunia musik Indonesia dan beraliran jazz. Band ini telah mengeluarkan beberapa album, tapi dalam kesempatan ini yang akan saya berikan disini adalah lagu dari album kedua dengan title LIHAT DUNIA. Beberapa lagu yang menjadi hits pada album kedua ini antara lain :

– Kamu ya cuma kamu – Download

– Bungaku Hilang – Download

Terima kasih untuk http://www.cinmi.com untuk sumber informasinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s